Tingkatkan Daya Saing Lulusan Vokasi, Astra Kembangkan Program National Showcase SMK Binaan Astra

Astra International • July 12, 2022

SIARAN PERS

Tingkatkan Daya Saing Lulusan Vokasi, Astra Kembangkan Program National Showcase SMK Binaan Astra.

JAKARTA: Guna mengembangkan kualitas sumber daya manusia dan mutu pendidikan vokasi di Indonesia, Astra pada hari ini (17/6) melakukan Kick Off National Showcase SMK Binaan Astra (BISA) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Kepanjen, Malang, Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Direktur SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd., dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Di depan perwakilan guru SMK daerah Malang, Menko PMK RI Muhadjir Effendy mengapresiasi komitmen Astra dalam memajukan bangsa Indonesia melalui pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Astra yang telah memberikan perhatian dan komitmen yang sangat kuat untuk kemajuan human development kita. Saya rasa Astra adalah salah satu perusahaan dalam negeri yang patut dicontoh dengan komitmennya yang sangat kuat untuk kemajuan bangsa kita,” ujar Menteri Muhadjir Effendy saat menyampaikan keynote speech dalam acara yang diadakan secara hybrid ini.

Melalui Program National Showcase SMK BISA, Grup Astra berkomitmen untuk mengembangkan skema pembinaan SMK secara konsisten.

“Sebagai langkah keberlanjutan program, Grup Astra akan terus mendampingi pengembangan National Showcase SMK BISA agar dapat menjadi sekolah vokasi unggulan seperti yang kita cita-citakan bersama. Dengan ini pula kami mengajak semua stakeholders baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, industri Grup Astra, maupun sekolah itu sendiri untuk dapat berlari bersama kami dalam program National Showcase SMK BISA,” tutur Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

National Showcase SMK BISA merupakan program pengembangan SMK secara mendalam dan menyeluruh sesuai dengan konsep 8+i Link and Match yang mengedepankan kemitraan dan penyelarasan dengan Grup Astra untuk menjadikan SMK sebagai pusat rujukan nasional. Adapun konsep tersebut meliputi penyelarasan kurikulum, project based learning, guest teacher/industrial instructor, praktik kerja lapangan/industri, sertifikasi kompetensi, upskilling-reskilling untuk guru, teaching factory development, komitmen serapan, dan pengembangan sekolah menjadi industrial style.

Nantinya, relevansi seluruh program keahlian akan disesuaikan dengan kebutuhan kerja pada perusahaan Grup Astra. Diharapkan program ini dapat meningkatkan kualitas SDM vokasi yang berdaya saing tinggi, khususnya di tingkat global.

Program Pembinaan Holistik

SMK BISA telah berjalan sejak tahun 2010 dengan fokus pelatihan dan pendampingan SMK, pengembangan teaching factory, sinergi dengan badan terkait, serta pengembangan sistem link and match SMK terhadap industri.

Hingga tahun 2022, Astra telah membina 3.336 SMK dengan lebih dari 1.200 SMK diantaranya sudah Link and Match di seluruh Indonesia. Selain itu, 137 SMK juga telah terverifikasi dengan Teaching Factory Assessment.

Sebelumnya, Astra juga turut mengembangkan Link and Match vokasi bersama beberapa SMK Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, ada lebih dari 85 SMK Muhammadiyah yang telah dibina Grup Astra dan Yayasan, dengan 20 SMK Muhammadiyah binaan berada di wilayah Jawa Timur. Dari total tersebut, tujuh SMK Muhammadiyah di wilayah Jawa dan Kalimantan berhasil memperoleh grade Bintang 5 SMK BISA.

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen merupakan salah satu dari dua SMK yang terpilih dari sekian banyak SMK BISA untuk menjadi percontohan nasional dengan kompetensi beyond nasional dalam program National Showcase SMK BISA kali ini.

Pembinaan program National Showcase SMK BISA akan dilakukan menyeluruh ke segala unsur yang ada di sekolah, termasuk pengembangan manajemen sekolah menuju Corporate Style School Management. Grup Astra juga berkomitmen dalam membantu peningkatan kapasitan kompetensi dari guru dan siswa agar memenuhi tren yang ada pada Industri saat ini maupun beberapa tahun ke depan.

Melalui SMK BISA, Astra telah menyerap sebanyak 64% lulusan vokasi yang bekerja di perusahaan-perusahaan Grup Astra, sedangkan selebihnya diserap langsung oleh industri lain, dan sebagian kecil lainnya melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya atau menjadi wirausaha.

Pengembangan Pendidikan vokasi di Indonesia melalui program National Showcase SMK BISA sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Boy Kelana Soebroto

Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk

Telp. 021-508-43-888

Tentang Astra:

Grup Astra adalah salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia, yang terdiri dari 240 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh hampir 190.000 karyawan. Model bisnis perusahaan yang terdiversifikasi menciptakan sinergi dan peluang di seluruh sektor industri termasuk Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, Agribisnis, Infrastruktur dan Logistik, Teknologi Informasi, dan Properti.

Astra mempunyai kerangka sustainability baru yang di dalamnya terdapat Astra 2030 Sustainability Aspirations untuk memandu perjalanan transisi Grup Astra dalam menjadi perusahaan yang lebih sustainable pada tahun 2030 dan seterusnya. Astra berkeinginan untuk berkontribusi dalam memperkuat ketahanan perekonomian Indonesia yang mendukung masyarakat yang inklusif dan sejahtera.

Grup Astra memiliki rekam jejak kontribusi publik dan sosial yang baik melalui empat pilar, yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan serta sembilan yayasan yang turut berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus mendukung masyarakat yang inklusif dan sejahtera. Dilaksanakan pertama kali pada tahun 2010, program Astra Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards, telah mengapresiasi 493 pemuda Indonesia dari masing-masing bidang, terdiri dari 81 penerima tingkat nasional dan 412 penerima tingkat provinsi. Program SATU Indonesia Awards dikolaborasikan dengan berbagai kegiatan komunitas Astra melalui 133 Kampung Berseri Astra dan 930 Desa Sejahtera Astra di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.astra.co.id & www.satu-indonesia.com, serta ikuti kegiatan Astra melalui Instagram (@satu_indonesia), YouTube (SATU Indonesia), Facebook (Semangat Astra Terpadu), dan Twitter (@satu_indonesia).


By Winteq Marketing Team • January 16, 2022
ByAnnisa Bella Syana.S Hannover Messe 2021: Digital Edition menampilkan kekuatan teknologi industri dari para eksibitor, terutama yang dibawa oleh Indonesia sebagai official partner country. Dalam ajang tersebut, perusahaan serta lembaga yang menjadi peserta menampilkan inovasi dan prinsip-prinsip yang berhasil mendukung transformasi teknologi menuju industri 4.0. Salah satu perusahaan yang tampil adalah PT Astra Otoparts Tbk sebagai co-exhibitor hasil kurasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Wujud dari keseriusan PT Astra Otoparts Tbk dalam melakukan transformasi digital ditunjukkan melalui Workshop for Industrial Equipment (WINTEQ) yang merupakan divisi yang bergerak dalam bidang solusi engineering, untuk membangun daya saing di dunia manufaktur, khususnya bagi Grup Astra Otoparts. “Inisial solusi engineering dimulai dengan produk Special Purpose Machinery,” ujar Chief Operating Officer WINTEQ Donny Novanda di Jakarta, Jumat (16/04/2021). WINTEQ juga menginisiasi Integrated Automation System untuk memenuhi kebutuhan produk berkualitas yang dihasilkan secara efisien. Di sisi lain, penerapan sistem otomasi ini berimbas kepada bergesernya kompetensi para engineer di perusahaan. Kebutuhan untuk berinteraksi dengan teknologi yang relatif baru memerlukan infrastruktur Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. “Sehingga, solusi otomasi yang diberikan harus disertai edukasi yang cukup bagi para engineer pengguna produk otomasi. Karena itu WINTEQ membekali engineer-nya dengan Technical Training Program,” papar Donny. Selain itu, dalam era industri 4.0, WINTEQ mengembangkan penerapan SMART Factory. Proyek ini dimulai melalui berbagai pilot project yang memanfaatkan teknologi secara spesifik untuk memecahkan masalah yang ada di proses produksi, seperti shop floor production system yang membantu proses pengambilan keputusan produksi secara langsung dan cepat dengan bantuan teknologi Internet of Things. Melalui pengambilan keputusan yang cepat, maka hambatan-hambatan yang mengurangi produktivitas di lantai produksi dapat diketahui secara realtime dan diatasi dengan segera, sehingga mampu meningkatkan produktivitas. Hingga tahun 2020, WINTEQ telah menghasilkan lebih dari 1500 produk, yang terdiri dari implementasi Special Purpose Machinery, Integrated Automation System, dan SMART Factory. “Dengan inovasi teknologi yang tepat guna, WINTEQ berkontribusi dalam pembuatan produk yang digunakan di berbagai industri dalam rangka transformasi digital untuk mewujudkan industri 4.0,” imbuhnya. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier menyampaikan, pada Hannover Messe 2021, WINTEQ ]memamerkan aplikasi teknologi digital yang sudah diterapkan di anak perusahaan Grup Astra Otoparts. “Perusahaan ini masuk dalam tema Global Business and Market dan menampilkan produk-produk berkualitas yang diproduksi melalui penerapan teknologi Industri 4.0,” papar Taufiek. Selain WINTEQ, ikut serta Divisi International dari PT. Astra Otoparts Tbk dengan menampilkan berbagai produk-produk suku cadang antara lain Aspira, Aspira Premio, dan Incoe yang telah dipasarkan ke lebih dari 40 negara dan mampu bersaing secara global. Ia menambahkan, WINTEQ selama ini telah menjadi konsultan teknik dan mitra yang dipilih Kemeperin untuk menunjukkan kompetensi dan kapabilitas industri komponen di Indonesia dalam menerapkan teknologi Industri 4.0. “Kami mengharapkan, partisipasi WINTEQ dalam Hannover Messe 2021 dapat semakin mendukung pengembangan teknologi bagi perusahaan tersebut, serta membuka peluang bisnis dengan mitra dari mancanegara,” pungkasnya.
July 16, 2021
JAKARTA: PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) meraih Penghargaan Indonesia Top Companies Awards 2021 untuk sektor Automotive Parts. Penghargaan ini diberikan oleh Radio Republik Indonesia dan Iconomics Research and Consulting secara virtual pada Jumat (25/6). Pandemi Covid-19 mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi dunia. Semua kegiatan bisnis dan ekonomi di Indonesia terdampak secara signifikan. Penghargaan Indonesia Top Companies Awards 2021 ini merupakan apresiasi bagi perusahaan-perusahaan terbaik di Indonesia di masing-masing sektor yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia yang memiliki kinerja yang baik selama masa pandemi dan potensial di masa depan. Untuk menentukan perusahaan terbaik yang masuk dalam Indonesia Top Companies Awards 2021, tim riset melakukan penelitian dengan metode quantitative research berdasarkan data-data keuangan emiten selama setahun terakhir, dengan kriteria umum sebagai berikut: Mempublikasikan laporan tahunan dan laporan keuangan; Memiliki laba yang positif; Tidak sedang menghadapi masalah hukum yang serius atau melanggar UU; Termasuk ke dalam sektor strategis. Tim riset Iconomics mengumpulkan 3 perusahaan dengan aset tertinggi di masing-masing sektor yang kemudian dinilai dengan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) yang terdiri dari dari parameter Perspektif Financial, Perspektif Customer, Internal Process, dan Learning & Growth. Perusahaan dengan BSC Index tertinggi kemudian memperoleh penghargaan Indonesia Top Companies Award 2021. “Penghargaan ini menjadi salah satu pencapaian positif atas kerja keras yang kami lakukan untuk mempertahankan kinerja PT Astra Otoparts Tbk agar tetap dapat memberikan yang terbaik kepada stakeholder kami, ditengah kinerja industri otomotif yang sebagaimana kita ketahui menurun dikarenakan pandemi Covid-19,” ujar Hamdhani Dzulkarnaen Salim, Presiden Direktur Astra Otoparts dalam sambutan kemenangannya. Sumber : Astra Otoparts Tbk
More Posts